Sejarah Di Balik Goa Jomblang

Siapa yang tidak mengenal Gunung Kidul Yogyakarta yang merupakan surganya dunia pariwisata. Gunung Kidul terkenal akan banyaknya tempat wisata yang indah dan masih bersifat alami.

Namun, apakah anda pernah berwisata ke suatu tempat yang memiliki sejarah kelam? Jawabannya dapat anda temukan apabila anda berkunjung ke Goa Jomblang. Goa jomblang merupakan salah satu dari 500 goa yang terletak di pegunungan karst.

Goa Jomblang terletak di Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta, berjarak 10 km dari kota Wonosari. Goa Jomblang terkenal akan keunikan dan keindahan yang tidak terbantahkan.

Goa ini mempunyai mulut gua vertikal dengan jarak antara bibir gua dengan dasarnya bervariasi. Paling dalam sekitar 80 m. Untuk memasuki Gua Jomblang diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT).

Oleh karena itu, siapapun yang hendak caving di Goa Jomblang wajib menggunakan peralatan khusus yang sesuai dengan standar kemanan caving di goa vertikal dan harus didampingi oleh penelusur goa yang sudah berpengalaman. Bagi yang belum terbiasa, jalur yang dipakai untuk mencapai dasar goa akan sangat melelahkan.

Ditambah lagi cerita-cerita seram mengenai gua tersebut dari para penjelajah yang pernah masuk, mungkin akan membuat para penjelajah merasa gentar sebelum memasuki goa tersebut. Akan tetapi begitu masuk ke dalamnya segala perasaaan yang menganggu sebelumnya akan tergantikan oleh keindahan Goa Jomblang.

Anda akan dimanjakan pemandangan hjaunya hutan yang sangat subur, aneka lumut, paku-pakuan, semak, hingga pohon-pohon besar tumbuh dengan rapat. Hutan dengan vegetasi yang subur ini sering dikenal dengan nama hutan purba. Sejak proses runtuhnya tanah ke bawah, vegetasi ini terus hidup dan berkembang biak hingga saat ini.

Dibalik keindahan dan keunikannya, goa ini ternyata memiliki sejarah yang sangat kelam. Konon goa ini dipakai sebagai lokasi pembunuhan massal anggota PKI. Ratusan anggota PKI diperkirakan menemui ajalnya di Goa Jomblang tersebut. Menurut cerita, mereka berkelompok dijejerkan di bibir gua dengan tangan saling terikat satu dengan yang lain. Ketika salah satu ditembak sampai jatuh ke dalam goa maka anggota lainnya akan ikut terjatuh.

Kisah ini sempat membuat takut masyarakat setempat ditambah lagi cerita-cerita angker tentang gua tersebut. Diceritakan juga adanya penjelajah yang hilang setelah menyusuri gua yang masih alami ini . Pada tahun 1990-an masyarakat sekitar goa menggelar doa bersama di tempat ini. Sejak itu, tidak ada cerita atau kejadian lagi penjelajah gua yang hilang ditelan Goa Jomblang Gunung Kidul.

Jangan remehkan goa yang memiliki sejarah kelam ini, karena pada tahun 2011 gua ini dijadikan sebagai tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika Serikat. Anda juga tidak perlu takut akan biaya untuk masuk ke tempat wisata ini, karena Goa Jomblang tidak memungut biaya dari wisatawan.

Semoga Bermanfaat….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami via Whatsapp